Cara Buat Kandang Burung Perkutut

Terutama juga apabila dapat mengeluarkan jawara berkwalitas dari hasil olahan tangannya sendiri.
Cara buat kandang burung perkutut. Kandang yang digunakan untuk ternak perkutut biasanya adalah kandang dengan ukuran tinggi bervariasi antara 45 180 cm lebar 60 cm panjang antara 100 180 c. Lengkapi juga dengan wadah pakan minum tangkringan dan juga tempat untuk bertelur. Kencur dicuci bersih lalu dikupas kulitnya. Banyak pengagum perkutut yang mengambil langkah satu step ke depan dengan sekalian jadi peternak serta tetap sebagai hobby semata.
Semakin luas kandang akan semakin leluasa juga burung perkutut bergerak. Cara ternak perkutut juga bisa menggunakan kandang atau sangkar gantung dengan ukuran lebih dari 60 cm x 60 cm x 75 cm. Hal ini di karenakan burung perkutut tidak membutuhkan extra fooding yang aneh aneh seperti jangkrik kroto dan lainnya. Cara membuat kandang minimalis untuk ternak perkutut disertai dengan ukuran kandang yang tepat agar lebih efisien dan mudah dalam pengerjaannya.
Agar kesehatan dan kebersihan pada burung perkutut terjaga alangkah baiknya setiap pagi kita lakukan pemandian pada burung perkutut dengan cara di semprot memakai air campuran sabun anti bakteri. Anda bisa membuat kandangnya dari kawat dengan tinggi kurang lebih 60 cm dan panjang 100 180 cm. Menghilangkan lendir dan dahak di tenggorokan. Menguatkan pita suara burung perkutut.
Napas burung perkutut lebih kuat. Terlebih pula bila mampu mengeluarkan jawara berkualitas dari hasil olahan tangannya sendiri. Merupakan kebanggaan tersendiri apabila seorang penggemar perkutut mampu membudidayakan perkutut kesayangannya. Cara pemberian kencur pada perkutut.
Cara merawat perkutut agar cepat jinak memandikan dan mitos perawatan perkutut sebenarnya termasuk sangat mudah jika di bandingkan dengan burung kicauan. Dalam memelihara burung dan cara beternak perkutut tentu saja dibutuhkan kandang sebagai tempat tinggalnya. Ini sangat berfungsi agar kotoran yang menempel pada bulu bulu perkutut dapat hilang dan mengurangi resiko terkontaminasi kuman dan bakteri. Rongga napas lebih ngeplong.